![]() |
| Ayat Cahyadi |
PEKANBARU, Lintasmelayu.com - Tiga besar calon Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau yakni Renaldi, Arief Ardian Nasution dan Indrawansya masih menunggu keputusan kepala daerah untuk dilantik.
Salah satu di antara mereka akan dilantik sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk mengisi kekosongan jabatan sejak ditinggal oleh Muflihun yang memutuskan mundur dari ASN demi maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Akan tetapi, hingga kini pelantikan untuk jabatan tersebut belum juga dilaksanakan. Bahkan pelantikan 14 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya terhambat lantaran belum diputuskannya siapa yang akan menjabat Sekwan.
Kabarnya, ada calon lain yang didukung oleh dewan di luar tiga nama yang lolos, yakni Marto Syaputra.
Marto Syaputra yang tidak masuk dalam daftar tiga tersebut masih tetap diperhitungkan. Meski tidak lolos dalam nama tiga besar itu, Marto yang menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekwan DPRD Riau saat ini disebut-sebut mendapat dukungan dari sejumlah ketua fraksi.
Selain itu, Marto dinilai juga memiliki pengalaman di Sekwan dan mendapat nilai tambah yang dianggap mampu menjaga stabilitas hubungan antara sekretariat dan para legislator.
Terkait hal itu, Ketua Fraksi PKS Ayat Cahyadi berharap jabatan diisi oleh orang yang memiliki pengalaman manajerial yang baik. Menurutnya, hal ini sangat penting agar kasus-kasus yang terjadi sebelumnya tidak terulang kembali.
"Harapannya selain memenuhi syarat administrasi dan regulasi tentu memiliki pengalaman manajerial yang baik. Ini penting sekali karena DPRD adalah representasi masyarakat Riau," ujar Ayat, Selasa (20/1/2026).
Dikatakannya, DPRD merupakan tempat masyarakat menyampaikan aspirasi. Tentunya Sekwan harus bisa mengakomodir mereka dengan baik.
Namun yang paling penting, kata Ayat, kasus-kasus yang sebelumnya pernah terjadi tidak terulang kembali.
"Paling penting itu bagaimana peran Sekwan kedepan mampu menciptakan zero case di DPRD Riau," tegasnya.

إرسال تعليق