![]() |
| Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PKS, Hamdani. |
PEKANBARU, Lintasmelayu.com - Wacana pemanfaatan dana zakat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai tanggapan dari berbagai kalangan.
Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PKS, Hamdani, menilai gagasan tersebut masih sebatas wacana dan belum tepat jika dijadikan kebijakan resmi.
Menurut Hamdani, peruntukan zakat telah diatur secara jelas dalam syariat, baik zakat mal maupun zakat fitrah, sehingga penggunaannya tidak bisa dialihkan sembarangan untuk program lain di luar ketentuan yang ada.
"Kalau saya melihat ini masih sebatas wacana. Peruntukan zakat itu sudah jelas, sehingga kalau dijadikan kebijakan menurut saya kurang tepat," ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Ia menilai pemerintah masih memiliki banyak alternatif sumber pendanaan lain untuk mendukung pelaksanaan program MBG tanpa harus menggunakan dana zakat masyarakat.
Salah satu opsi yang dinilai realistis adalah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Hamdani menyebut perusahaan nasional maupun multinasional, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki keuntungan, dapat dilibatkan untuk membantu pembiayaan program tersebut.
"Bisa melalui CSR perusahaan-perusahaan nasional atau multinasional yang beroperasi di Indonesia. BUMN yang mendapatkan keuntungan juga bisa ikut berkontribusi membantu program ini," jelasnya.
Meski demikian, ia mengapresiasi program MBG yang digagas pemerintah pusat karena dinilai memiliki tujuan positif dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak.
Namun, ia menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaannya.
Menurutnya, pengawasan diperlukan agar makanan yang disalurkan benar-benar memenuhi standar gizi dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Program ini bagus, tetapi pengawasannya harus serius. Pastikan makanan yang diberikan benar-benar bergizi dan sampai kepada anak-anak serta masyarakat yang memang membutuhkan sesuai tujuan program," tegasnya.
Program MBG sendiri merupakan salah satu agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi secara luas.
Hamdani berharap pelaksanaan program tersebut tetap berjalan optimal dengan sumber pendanaan yang tepat dan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Posting Komentar