RENGAT, Lintasmelayu.com - Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto SSos MSi kembali menegaskan bahwa, tidak ada ruang bagi praktik jual beli jabatan selama masa kepemimpinannya. Tidak saja untuk jabatan struktural, tetapi juga lingkungan pendidikan.
Dimana, saat ini sedang ada proses penyusunan untuk pengangkatan kepala sekolah. "Saya berkomitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih," tegas Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto pada acara halalbihalal bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Batang Cenaku, Selasa (7/4/2026).
Untuk itu, Bupati menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai landasan utama dalam membangun daerah. Di samping itu, ia juga memberikan penghargaan kepada PGRI atas peran aktifnya dalam memajukan dunia pendidikan.
Menurutnya, guru memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi unggul. Sehingga diperlukan kerja sama dan sinergi yang berkelanjutan antara seluruh pihak.
Selain itu, Bupati juga menyoroti kondisi keuangan daerah yang saat ini menghadapi tekanan. Ia menyampaikan bahwa belanja pegawai untuk PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu telah mencapai sekitar 60 persen dari total anggaran daerah.
Di sisi lain, adanya pengurangan alokasi dana dari pemerintah pusat turut berdampak pada kemampuan daerah dalam melaksanakan pembangunan. Bahkan, dana yang sebelumnya direncanakan untuk pembangunan infrastruktur jalan sepanjang sekitar 70 hingga 80 kilometer di Kabupaten Indragiri Hulu juga mengalami pemangkasan.
"Kondisi ini menuntut kita untuk lebih cermat dan bertanggung jawab dalam mengelola anggaran agar tetap efektif dan tepat sasaran," ungkapnya.
Untuk itu, Bupati mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi integritas. "Pelangaran hukum oleh ASN akan berujung pada sanksi tegas berupa pemberhentian," tegasnya lagi.
Sementara pelaksanaan acara halalbihalal diselenggarakan di halaman Kantor Camat Batang Cenaku. "Sedikitnya dihadiri 500 orang terdiri kepala satuan pendidikan, tenaga pendidik dan kependidikan, ASN dan non-ASN, pemerintah desa, serta pemuka masyarakat se-Kecamatan Batang Cenaku," ujar Ketua Panitia Pelaksana Herianto SPd MSi.
Sementara Ketua PGRI Kecamatan Batang Cenaku, Ahmad AMa mengatakan bahwa, halalbihalal bukan hanya tradisi tahunan, melainkan sarana memperkokoh solidaritas dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Posting Komentar