PEKANBARU, Lintasmelayu.com -Anggota DPRD Provinsi Riau HM Sumardany Zirnata ST MSc menggelar sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tata Kelola Keterbukaan Informasi Publik di Jalan S Parman Gang Beringin 1, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sail, Ahad (10/5/2026).
Dihadapan seratusan warga, kader Partai Demokrat ini memaparkan, bahwa keterbukaan informasi publik merupakan hak dasar masyarakat yang harus dijamin negara. Saat ini masih banyak warga yang kehilangan hak hanya karena minimnya informasi dan akses terhadap kebijakan pemerintah.
''Keterbukaan informasi publik ini penting untuk menjamin hak bapak dan ibu semua. Kalau tidak ada keterbukaan informasi publik, banyak hak warga yang bisa hilang karena ketidaktahuan. Keterbukaan informasi ini yang diuntungkan masyarakat,'' ujar anggota DPRD Riau Dapil Pekanbaru ini lagi.
Dijelaskan, keterbukaan informasi menjadi salah satu instrumen penting dalam mencegah praktik korupsi dan nepotisme Dengan sistem informasi yang terbuka, masyarakat dapat mengawasi berbagai program pemerintah secara langsung.
Menurut Sumardany, Ranperda yang saat ini dibahas DPRD Riau memang harus terus disosialisasikan kepada masyarakat agar mendapat banyak masukan sebelum disahkan menjadi peraturan daerah. Karena itu, pihaknya aktif turun langsung ke tengah masyarakat maupun perguruan tinggi untuk menyerap aspirasi publik.
Ketua RW 1 terpilih Kelurahan Sukamaju, H Petala Jaya menyebut, menyambut baik adanya Sosper tata kelola keterbukaan informasi publik ini. ''Ini sangat penting bagi kita. Karena banyak dari kita tak memahami hal ini,'' katanya.
Sementara Plt Lurah Sukamaju, Muhammad Nursaleh juga menyambut baik adanya acara ini di wilayahnya. ''Kami berharap masyarakat menyampaikan aspirasinya ke pada pak dewan untuk diperjuangkan bersama sama,'' katanya.
Selain itu, Plt Lurah juga menyampaikan aspirasi warganya soal tambahan nama untuk bantuan sosial untuk masyarakat miskin. '' Kami sudah ajukan nama tambahan, tapi yang terealisasi masih nama-nama warga lama,'' tanyanya.
Menanggapi hal ini, Sumardany menjawab, pemerintah saat ini sudah mengupdatenya. ''Sekarang proses pendataannya sedang berjalan, diharapkan ini tepat sasaran,'' katanya.
Sumardany juga menampung aspirasi para ibu ibu posyandu kelurahan setempat yang meminta bantuan untuk timbangan serta alat untuk mengukur bayi. ''Hari ini juga bantuan tersebut akan direalisasikan,'' ungkapnya.

Posting Komentar