Kampar, Lintasmelayu.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Kampar Misharti secara resmi membuka Seminar Internasional bertema Konstruksi Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal: Integrasi Tigo Tali Sapilin dengan Sains dan Teknologi dalam Membentuk Karakter Generasi Muda Kampar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Selasa (28/7/2026).
Seminar yang diinisiasi Dewan Pendidikan Kabupaten Kampar tersebut diikuti sekitar 800 peserta secara luring dan daring. Peserta berasal dari unsur pemerintah, ulama, dan ninik mamak sebagai representasi nilai-nilai Tigo Tali Sapilin, filosofi kehidupan masyarakat Kampar.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar mengatakan seminar internasional itu diharapkan melahirkan berbagai gagasan dan rekomendasi strategis untuk mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Kampar.
"Semoga melalui seminar ini lahir output yang sangat berguna bagi perjalanan pendidikan di Kabupaten Kampar. Hanya dengan kebersamaan, bertukar pikiran, dan menyatukan gagasan, pendidikan Kampar akan semakin maju," ujarnya.
Ia menegaskan, nilai-nilai Tigo Tali Sapilin harus menjadi fondasi dalam membangun sistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan jati diri daerah.
"Dengan Tigo Tali Sapilin, insyaallah tidak ada persoalan yang tidak bisa kita hadapi. Mari kita bersatu membangun pendidikan yang mampu melahirkan anak-anak Kampar yang cerdas, berakhlak mulia, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman," katanya.
Ahmad Yuzar juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga pendidik di Kabupaten Kampar. Menurutnya, guru merupakan ujung tombak dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas.
Pada kesempatan itu, Ahmad Yuzar turut mengukuhkan Pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Kampar Periode 2025–2030.
"Selamat bekerja kepada seluruh pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Kampar yang baru saja dikukuhkan. Jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan jadikan tugas ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat serta kemajuan pendidikan Kabupaten Kampar," pesannya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Kampar, Prof. Dr. Ilyas Husti, mengatakan seminar internasional tersebut menjadi momentum memperkuat karakter generasi muda melalui integrasi nilai-nilai budaya lokal dengan perkembangan sains dan teknologi.
Menurutnya, kegiatan itu diharapkan menghasilkan berbagai gagasan konstruktif guna mencetak generasi Kampar yang unggul, berkarakter, berdaya saing global, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Ketua Panitia Khairil Anwar menjelaskan seminar diikuti sekitar 800 peserta dari unsur pemerintah, ulama, dan ninik mamak yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.
Ia mengatakan seminar tersebut merupakan inisiatif Dewan Pendidikan Kabupaten Kampar untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam merumuskan konsep pendidikan yang selaras dengan karakteristik daerah.
Seminar internasional itu menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Wakil Bupati Kampar Misharti, Prof. Dr. Ahmad Sunawari Long dari Malaysia, serta sejumlah akademisi dan praktisi lainnya. Mereka membahas pentingnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal dengan sains dan teknologi dalam membentuk generasi muda yang unggul, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di tingkat global.
Sumber: mcr/redaksi

Posting Komentar