Pekanbaru, Lintasmelayu.com - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Pekanbaru, Jalan Sultan Syarif Kasim, berlangsung lancar.
Hingga saat ini, pihak sekolah memastikan seluruh tahapan pendaftaran berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan tidak mengalami kendala yang berarti.
Wakil Kepala SMP Negeri 1 Pekanbaru sekaligus Panitia SPMB, Abdullah Sani, S.Pd.I., mengatakan secara umum proses penerimaan murid baru berjalan dengan baik. Meski sempat terjadi keterlambatan sinkronisasi data pada sistem pendaftaran, kondisi tersebut tidak menghambat jalannya proses seleksi.
"Sampai saat ini pelaksanaan SPMB berjalan dengan baik. Hanya saja, karena kami juga menggunakan aplikasi dari pihak ketiga, mungkin ada sedikit bug sehingga terjadi keterlambatan antara input data dan hasil yang diharapkan masyarakat. Namun, secara umum prosesnya tetap berjalan lancar," ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini menghadirkan sejumlah perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satunya ialah perubahan istilah jalur zonasi menjadi jalur domisili yang mengacu pada pembagian wilayah berdasarkan kelurahan.
Selain itu, jalur prestasi juga mengalami penyempurnaan melalui pemisahan kategori prestasi akademik dan nonakademik. Pada jalur akademik, seleksi kini turut mempertimbangkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu kebijakan baru dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.
"Kalau tahun lalu masih menggunakan istilah zonasi, sekarang berubah menjadi domisili. Kemudian, pada jalur prestasi juga ada perubahan dengan adanya TKA sebagai terobosan baru sehingga memberikan peluang lebih luas kepada peserta didik yang memiliki capaian akademik terbaik," jelasnya.
Menurut Abdullah Sani, secara umum jalur penerimaan masih terdiri atas empat kategori, yakni jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi. Namun, petunjuk teknis pelaksanaannya kini disusun lebih rinci agar proses seleksi semakin transparan dan tepat sasaran.
Terkait penanganan apabila muncul kendala selama proses pendaftaran, ia menegaskan bahwa hingga saat ini sekolah belum menemukan permasalahan yang serius. Jika terjadi kendala teknis, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan yang selama ini memberikan dukungan penuh dalam penyelesaiannya.
"Alhamdulillah, tidak ada kendala yang berarti tahun ini. Kalaupun ada keterlambatan pada sistem, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. Pihak dinas sangat mendukung dan terus menjalin komunikasi dengan pengembang aplikasi sehingga setiap kendala di lapangan dapat segera diselesaikan," ungkapnya.
Editor: Fitriani
.jpg)
Posting Komentar