PEKANBARU, Lintasmelayu.com – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengalokasikan anggaran lebih dari Rp13 miliar untuk program seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru SD dan SMP negeri tahun ajaran 2026/2027.
Anggaran tersebut digunakan untuk menyediakan tiga stel seragam bagi setiap peserta didik baru. Seragam yang diberikan terdiri atas seragam sekolah, seragam olahraga, dan seragam Pramuka.
“Berangkat dari keluhan masyarakat, berangkat dari beban masyarakat itu, maka tahun ini kita sudah menganggarkan lebih dari Rp13 miliar untuk anggaran baju seragam gratis untuk seluruh sekolah di Kota Pekanbaru, baik SD maupun SMP,” kata Agung, Selasa (11/8/2026).
Agung mengatakan kebijakan tersebut diambil setelah banyak masyarakat mengeluhkan beban biaya pendidikan, termasuk kebutuhan membeli seragam sekolah.
Awalnya, Pemko Pekanbaru berencana memberikan seragam gratis hanya kepada peserta didik dari keluarga kurang mampu. Namun, kebijakan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan polemik karena tidak semua peserta didik mendapatkan bantuan.
“Kita tidak ingin menjadi polemik. Kita harus menjamin pendidikan itu bebas dari pungutan, bebas dari beban masyarakat,” tegasnya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan anggaran tersebut diperuntukkan bagi sekitar 20.800 peserta didik baru SD dan SMP negeri.
Rinciannya, sekitar 9.800 peserta didik baru tingkat SD dan 11.000 peserta didik baru tingkat SMP akan menerima masing-masing tiga stel seragam.
Selain seragam, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan bantuan tambahan berupa tas dan buku bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Bantuan tersebut akan diberikan kepada sekitar 1.500 peserta didik SD dan 1.500 peserta didik SMP.
Penyaluran seragam sekolah gratis tersebut ditargetkan mulai dilakukan pada Oktober 2026.

Posting Komentar