Forum tersebut dihadiri jajaran Pengurus Apkasi periode 2025–2030 yang dipimpin Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi, yang juga menjabat sebagai Bupati Lahat, serta Ketua Harian Apkasi Dadang Supriatna yang juga Bupati Bandung. Hadir pula para pengurus Apkasi dari berbagai kabupaten di Indonesia.
Dalam struktur kepengurusan Apkasi, Ahmad Yuzar dipercaya menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum. Sementara itu, Bupati Siak Afni Z dipercaya sebagai Sekretaris Bidang UMKM Apkasi. Keduanya menjadi perwakilan dari Provinsi Riau dalam organisasi yang menaungi pemerintah kabupaten se-Indonesia tersebut.
Salah satu agenda utama forum ialah membahas peran strategis Apkasi dalam memberikan masukan terhadap rencana revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Organisasi tersebut diharapkan mampu menghimpun aspirasi pemerintah kabupaten sebagai bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam menyempurnakan regulasi yang mengatur hubungan kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Ahmad Yuzar menilai keterlibatan Apkasi dalam proses penyusunan kebijakan nasional merupakan langkah penting agar kepentingan pemerintah kabupaten dapat terakomodasi secara optimal. Menurutnya, revisi undang-undang tersebut harus mampu memperkuat pelaksanaan otonomi daerah, memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah kabupaten dalam mengelola potensi daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi fondasi utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan regulasi yang lebih adaptif, pemerintah kabupaten diharapkan memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menjalankan program pembangunan sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah.
Selain membahas revisi regulasi, forum juga menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk bertukar pengalaman mengenai berbagai tantangan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, peningkatan kapasitas aparatur, penguatan ekonomi lokal, hingga strategi percepatan pelayanan publik.
Melalui pertemuan tersebut, para pengurus Apkasi menegaskan komitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah pusat dalam memperjuangkan aspirasi pemerintah kabupaten. Apkasi juga bertekad meningkatkan kapasitas pemerintahan daerah melalui kolaborasi, pertukaran pengetahuan, serta penyusunan rekomendasi kebijakan yang mendukung pembangunan nasional berbasis kebutuhan daerah.
Ahmad Yuzar berharap hasil forum tersebut dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat pelaksanaan otonomi daerah, menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta mempercepat pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh kabupaten di Indonesia.

Posting Komentar