Pekanbaru, Lintasmelayu.com - Program bus sekolah gratis yang menjadi salah satu program unggulan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mendapat apresiasi karena dinilai mempermudah akses transportasi bagi pelajar.
Meski demikian, layanan tersebut dinilai masih perlu dievaluasi mengingat jangkauan rutenya masih terbatas dan baru melayani sejumlah sekolah di pusat kota.
Saat ini, dua armada bus sekolah gratis tersebut baru melayani tujuh sekolah. Kondisi itu menyebabkan masih banyak pelajar di sejumlah kawasan, seperti Panam dan wilayah lainnya, yang belum dapat merasakan manfaat program tersebut.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin, menyatakan dukungannya terhadap setiap program yang mempermudah akses pendidikan, termasuk penyediaan transportasi bagi pelajar.
"Kita pastinya mendukung hal-hal yang membantu akses siswa-siswi dalam memperoleh transportasi menuju sekolahnya. Akan tetapi, tentunya dua armada bus sekolah ini belum dapat melayani seluruh siswa," kata Tekad kepada Selasa (14/7/2026).
Menurut Tekad, apabila ke depan dilakukan penambahan armada bus sekolah, solusi yang lebih efektif adalah mengoptimalkan layanan Trans Metro Pekanbaru melalui penyesuaian rute pada jam masuk dan pulang sekolah.
Ia menyarankan pengelola Trans Metro Pekanbaru segera melakukan kajian untuk membuka rute khusus yang beroperasi pada jam-jam sekolah.
"Kami menyarankan agar Trans Metro Pekanbaru segera melakukan kajian bagaimana mereka dapat memenuhi akses ini, terutama pada saat jam masuk dan pulang sekolah. Sehingga nantinya tidak ada lagi kemacetan di sekitar sekolah pada jam antar dan jemput siswa," ujarnya.
Tekad menilai rute khusus tersebut cukup diberlakukan pada hari efektif sekolah dan tidak perlu beroperasi saat hari libur.
"Mestinya Trans Metro melakukan kajian rutenya, khusus pada jam masuk dan pulang sekolah. Rute khusus itu hanya pada saat anak sekolah dan tidak pada hari libur," jelasnya.
Menurutnya, dengan memanfaatkan armada Trans Metro Pekanbaru yang telah tersedia, cakupan layanan dapat diperluas tanpa harus menambah armada bus sekolah baru yang membutuhkan anggaran lebih besar.
"Jadi lebih bagus memanfaatkan Trans Metro daripada menambah armada khusus untuk antar jemput anak sekolah," pungkasnya.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru mulai mengoperasikan layanan bus sekolah gratis pada bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru, Senin (13/7/2026).
Program tersebut merupakan salah satu program unggulan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, yang bertujuan mempermudah akses transportasi bagi pelajar.
Rute bus dimulai dari Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di SMP Madani, kemudian menuju Harapan Raya, Kulim, Hang Tuah, Pasar Lima Puluh, hingga kawasan Kompleks Sekolah Sultan Syarif Qasim dan Sutomo.
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Pekanbaru, Erwinsyah, mengatakan para pelajar dapat menaiki bus di halte-halte yang berada di sepanjang rute perjalanan.
Menurutnya, layanan bus sekolah gratis saat ini melayani tujuh sekolah, yakni SMP Negeri 1, SMP Negeri 5, SMP Negeri 10, SMP Negeri 14, SMP Negeri 4, SD Negeri 51, dan SD Negeri 36.

Posting Komentar