KAMPAR, Lintasmelayu.com – Saluran irigasi persawahan di Desa Sungai Geringging, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, terancam ambruk. Hingga Minggu (2/8/2026), Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kabupaten Kampar belum memberikan tanggapan terkait rencana penanganan terhadap saluran irigasi tersebut.
Saluran irigasi itu menjadi satu-satunya sumber pengairan bagi sekitar 32 hektare lahan persawahan di desa tersebut.
Kepala DPTPH Kabupaten Kampar, Nur Ilahi Ali, belum merespons permintaan konfirmasi yang disampaikan TribunPekanbaru.com terkait kondisi saluran irigasi tersebut.
Sebelumnya, perangkat Desa Sungai Geringging menyatakan belum menerima informasi mengenai langkah penanganan dari instansi terkait, baik terhadap jalan yang putus maupun saluran irigasi yang terancam ambruk sejak Kamis (30/7/2026).
Sementara itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno, mengatakan akan meminta penjelasan kepada DPTPH mengenai langkah penanganan yang akan dilakukan.
"Saya akan tanyakan langsung ke Dinas Pertanian (DPTPH)," kata Eko.
Menurut Eko, sebagian areal persawahan di desa tersebut merupakan aset pemerintah. Karena itu, ia akan mendorong pemerintah segera mengambil langkah penanganan, termasuk memperbaiki jalan yang putus.
Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan penanganan sementara. Selain itu, Eko berharap pemerintah desa turut proaktif mencari solusi cepat guna meminimalkan dampak terhadap masyarakat.

Posting Komentar