Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Sekolah dan Komite Jangan Sampai Ada Permainan dalam SPMB




Pekanbaru, Lintasmelayu.com  – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengingatkan seluruh kepala sekolah dan komite sekolah agar tidak melakukan praktik yang mencederai pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri.


Agung menegaskan proses penerimaan murid baru harus berlangsung secara bersih, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Saat ini, tahapan SPMB di Kota Pekanbaru masih berlangsung. Untuk jenjang SMP negeri, proses telah memasuki tahap pengumuman hasil seleksi, sedangkan SPMB tingkat SD negeri masih berada pada tahap pendaftaran calon murid.


"Salah satu hal yang perlu kita waspadai adalah adanya pihak-pihak yang memanfaatkan komite sekolah sebagai perantara untuk melakukan praktik yang tidak sesuai dengan aturan dalam proses penerimaan murid baru. Jangan sampai ada yang bermain-main melalui komite sekolah," tegas Agung, Rabu (1/7/2026).


Menurut Agung, kepala sekolah pada dasarnya telah memahami aturan yang melarang segala bentuk pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB. Namun, ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menitipkan kepentingan tertentu melalui komite sekolah karena berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.


Ia juga mengatakan tidak jarang ada pihak yang mengatasnamakan kepala sekolah untuk meyakinkan orang tua calon murid. Padahal, hal tersebut belum tentu diketahui ataupun disetujui oleh pihak sekolah sehingga kepala sekolah justru menjadi sasaran tudingan dan tekanan.


Karena itu, Agung meminta seluruh pihak, termasuk komite sekolah, menjaga integritas dan menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.


"Kita mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan SPMB agar berlangsung objektif, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik titipan maupun pungutan yang tidak semestinya," pungkasnya.



Editor: Fitriani

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama