KUANSING, Lintasmelayu.com — Pelaksanaan Festival Pacu Jalur Tradisional mendapat sorotan dari DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), terutama terkait pendanaan selama penyelenggaraan pacu jalur sebagai ajang nasional di Tepian Narosa, Teluk Kuantan.
Anggota DPRD Kuansing Mairizaldi, S.T., menilai penggunaan dana dalam penyelenggaraan pacu jalur selama beberapa tahun terakhir belum transparan.
“Kalau menurut saya, dana event pacu jalur harus transparan dalam penggunaannya,” kata Mairizaldi, Rabu (12/8/2026).
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kuansing itu menilai terdapat dugaan kebocoran anggaran selama penyelenggaraan pacu jalur di Teluk Kuantan.
“Kami menilai selama ini banyak bocor soal dana event pacu ini,” ungkap Mairizaldi.
Menurutnya, DPRD Kuansing berencana membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengusut penggunaan dana penyelenggaraan pacu jalur, termasuk pendapatan yang masuk ke daerah.
“Karena selama ini banyak bocornya, rencananya kami di DPRD ingin bikin pansus,” katanya.
Mairizaldi mengatakan pansus tersebut nantinya akan mengkaji penggunaan dana penyelenggaraan pacu jalur, termasuk sumber dan pemasukan yang diterima daerah.
“Selama ini soal dana ini tidak transparan dari pihak ketiga atau IO (event organizer) yang menjadi penyelenggara,” ungkapnya.

Posting Komentar