Bupati Afni Dorong Mahasiswa Siak Disiplin dan Rencanakan Masa Depan Sejak Dini


SIAK, Lintasmelayu.com - Bupati Siak Afni Zulkifli memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sulthan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura, Riau. Dalam kesempatan tersebut, Afni memaparkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter Islami kamis, (24/09/2026).

Kuliah umum tersebut mengusung tema "Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah dalam Membangun SDM Unggul Berkarakter Islami di Kabupaten Siak".

Di hadapan ratusan mahasiswa, Afni memaparkan sejarah lahirnya regulasi otonomi daerah pada era reformasi. Perjalanan regulasi tersebut dimulai dengan disahkannya Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Regulasi tersebut kemudian mengalami sejumlah perubahan hingga diberlakukannya UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Afni menekankan pentingnya menerapkan disiplin sejak dini. Ia juga mengajak mahasiswa meneladani nilai-nilai sejarah dan perjuangan tokoh-tokoh lokal.

"Jadikan rekam jejak perjuangan Sultan Syarif Hasyim, Sultan ke-11 Kerajaan Siak, serta ayahnya, Sultan Syarif Kasim II, sebagai pemantik semangat untuk terus berkontribusi bagi negeri ini," kata Afni.

Dalam bidang akademik, Afni mendorong mahasiswa melakukan riset ilmiah dengan pendekatan ekologis. Menurut dia, pendekatan tersebut dapat digunakan untuk mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan sesamanya serta lingkungan sosial di sekitarnya.

Ia mengatakan, SDM unggul dan generasi yang memiliki karakter Islami tidak dapat dibentuk secara instan. Menurutnya, hal tersebut harus didukung pendidikan agama Islam yang kuat serta penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

"Kuliah yang baik dan disiplin. Tambah pengalaman di luar akademik dengan menggali potensi di tengah masyarakat. Sejak semester 1, mahasiswa sudah harus memiliki perencanaan masa depan. Rencana tersebut kemudian disimpulkan pada semester 5 untuk didalami lebih lanjut," pesannya.

Afni juga memberikan masukan terkait tugas akhir mahasiswa. Ia menyarankan agar calon judul skripsi mulai dirumuskan sejak semester 3 dan disesuaikan dengan minat masing-masing mahasiswa.

Menurut Afni, menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, perguruan tinggi perlu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan tema penelitian sesuai minat dan potensi mereka.

"Jangan membatasi skripsi mahasiswa secara kaku sesuai jurusannya saja. Potensi mahasiswa akan tumbuh secara alami selama mereka menjalani proses akademik di kampus," tambahnya.

Kuliah umum tersebut dihadiri jajaran pimpinan kampus, di antaranya Ketua Yayasan Hubbul Wathan Siak–STAI Sulthan Syarif Hasyim, Jum Harroni, S.Sos., M.E., serta Rektor STAI Sulthan Syarif Hasyim, Dr. M. Hatta, M.Pd.

Pihak kampus menyebutkan, saat ini terdapat 707 mahasiswa aktif di STAI Sulthan Syarif Hasyim. Dari jumlah tersebut, sebanyak 168 mahasiswa merupakan mahasiswa baru angkatan 2026.

Sinergi antara STAI Sulthan Syarif Hasyim dan Pemerintah Kabupaten Siak diharapkan dapat memperkuat pembangunan sumber daya manusia di daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai Islami.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Bupati Afni Dorong Mahasiswa Siak Disiplin dan Rencanakan Masa Depan Sejak Dini
  • Bupati Afni Dorong Mahasiswa Siak Disiplin dan Rencanakan Masa Depan Sejak Dini
  • Bupati Afni Dorong Mahasiswa Siak Disiplin dan Rencanakan Masa Depan Sejak Dini
  • Bupati Afni Dorong Mahasiswa Siak Disiplin dan Rencanakan Masa Depan Sejak Dini
  • Bupati Afni Dorong Mahasiswa Siak Disiplin dan Rencanakan Masa Depan Sejak Dini
  • Bupati Afni Dorong Mahasiswa Siak Disiplin dan Rencanakan Masa Depan Sejak Dini

Posting Komentar