Bupati Siak Afni Ajak Masyarakat Melayu Kembali ke Akar Maritim
SIAK, Lintasmelayu.com – Bupati Siak, Afni Zulkifli, menegaskan bahwa suatu saat masyarakat Melayu akan kembali ke akar budayanya, yakni kehidupan pesisir dan maritim yang erat kaitannya dengan sungai dan laut.
Pernyataan tersebut disampaikan Afni saat peletakan batu pertama pembangunan fasilitas industri PT Oriental Resources Indonesia (PT ORI) di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kamis (8/10/2026). PT ORI merupakan investor pertama yang mengembangkan industri hilir berbasis kelapa sawit di kawasan tersebut.
"Kalau minyak kita habis di darat, akasia memberikan sedikit saja pemasukan, sawit hanya memberikan sekitar Rp3 miliar nyo tahun depan, maka kembalilah orang Melayu kepada akarnya. Apa itu? Kita kembali ke pesisir, ke maritim, ke sungai, ke laut," ujar Afni.
Afni juga meminta masyarakat Melayu di Siak dan wilayah pesisir agar tidak khawatir terhadap penurunan dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas bumi (migas) yang selama ini diterima daerah.
"Kita usah risau. Dana bagi hasil kita, yang kita tak tahu apa rumus yang dipakai, terus turun, usah risau. Ini negeri bertuah, negeri beradap, negeri para sultan yang alim. Allah akan menjaga negeri ini. Allah akan limpahkan rezeki yang barokah pada negeri ini."
Menurut Afni, pengembangan kawasan pesisir dan industri maritim diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah penurunan penerimaan DBH migas.
PT Oriental Resources Indonesia merupakan perusahaan swasta berstatus penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang mulai merealisasikan investasinya di KITB, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Investasi PT ORI direncanakan mencapai Rp1,6 triliun yang terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama direncanakan senilai Rp800 miliar, sedangkan tahap kedua juga diproyeksikan mencapai Rp800 miliar.
Realisasi investasi tersebut ditandai dengan dimulainya pembangunan fasilitas industri PT ORI di kawasan KITB. Proyek ini merupakan bagian dari rencana pengembangan kegiatan industri yang ditargetkan mulai direalisasikan pada 2026.

Posting Komentar