PEKANBARU, Lintasmelayu.com - Warga Jalan Delima Gang Delima XI, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Bina Widya, dibuat panik setelah kobaran api melalap dua unit rumah pada Rabu (20/5/2026) pagi. Kebakaran yang terjadi menjelang subuh itu menghanguskan satu unit rumah bulatan dan satu unit rumah petak dua lantai milik H. Abdul Aziz.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga bernama Irfan sekitar pukul 05.55 WIB. Mendapat informasi itu, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra menyebutkan, sejumlah armada dan personel langsung diterjunkan guna mencegah api merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Armada berangkat pukul 05.57 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 06.02 WIB,” ujar Zarman dalam laporan pengendalian operasi pemadaman dan penyelamatan kebakaran.
Dalam operasi tersebut, peleton BRAMA diterjunkan bersama personel dari Sektor Barat dan Sektor Timur. Sedikitnya tujuh unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit rescue dikerahkan ke lokasi kejadian.
Petugas berjibaku melakukan pemadaman, melokalisir area yang terbakar, hingga proses pendinginan agar api tidak kembali menyala. Upaya cepat petugas membuahkan hasil, sehingga bangunan di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dari amukan api.
Adapun bangunan yang terbakar yakni rumah bulatan berukuran 12 x 15 meter dengan luas terbakar mencapai 10 x 15 meter. Selain itu, satu unit rumah petak dua lantai berukuran 5 x 8 meter juga ikut hangus dilalap si jago merah.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Sementara bangunan di sekitar lokasi seperti rumah warga lainnya dan mesjid yang berada di sisi kiri lokasi berhasil diamankan petugas.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait. Petugas pemadam sendiri baru menyelesaikan proses penanganan dan kembali ke pos sekitar pukul 08.50 WIB.
Semangat petugas Damkar Pekanbaru kembali terlihat dalam peristiwa ini. Dengan slogan “Pantang Pulang Sebelum Padam Walaupun Nyawa Taruhannya”, personel berjibaku memadamkan api demi menyelamatkan warga dan lingkungan sekitar dari kebakaran yang lebih besar.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga bernama Irfan sekitar pukul 05.55 WIB. Mendapat informasi itu, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra menyebutkan, sejumlah armada dan personel langsung diterjunkan guna mencegah api merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Armada berangkat pukul 05.57 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 06.02 WIB,” ujar Zarman dalam laporan pengendalian operasi pemadaman dan penyelamatan kebakaran.
Dalam operasi tersebut, peleton BRAMA diterjunkan bersama personel dari Sektor Barat dan Sektor Timur. Sedikitnya tujuh unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit rescue dikerahkan ke lokasi kejadian.
Petugas berjibaku melakukan pemadaman, melokalisir area yang terbakar, hingga proses pendinginan agar api tidak kembali menyala. Upaya cepat petugas membuahkan hasil, sehingga bangunan di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dari amukan api.
Adapun bangunan yang terbakar yakni rumah bulatan berukuran 12 x 15 meter dengan luas terbakar mencapai 10 x 15 meter. Selain itu, satu unit rumah petak dua lantai berukuran 5 x 8 meter juga ikut hangus dilalap si jago merah.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Sementara bangunan di sekitar lokasi seperti rumah warga lainnya dan mesjid yang berada di sisi kiri lokasi berhasil diamankan petugas.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait. Petugas pemadam sendiri baru menyelesaikan proses penanganan dan kembali ke pos sekitar pukul 08.50 WIB.
Semangat petugas Damkar Pekanbaru kembali terlihat dalam peristiwa ini. Dengan slogan “Pantang Pulang Sebelum Padam Walaupun Nyawa Taruhannya”, personel berjibaku memadamkan api demi menyelamatkan warga dan lingkungan sekitar dari kebakaran yang lebih besar.

Posting Komentar