KPK Kembali Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing, Balai Adat Datuak Panglimo Dalam Disasar




Kuansing, Lintasmelayu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Senin (6/7/2026).


Salah satu lokasi yang digeledah adalah Balai Adat Datuak Panglimo Dalam di Desa Pulau Panjang Hulu, Kecamatan Inuman. Balai adat tersebut berada di kampung halaman Bupati Kuansing, Suhardiman Amby.


Balai Adat Datuak Panglimo Dalam diketahui dibangun menggunakan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), bersamaan dengan pembangunan Pondok Pesantren Imam Saleh di desa tersebut.


Selama ini, balai adat tersebut kerap digunakan sebagai lokasi pelantikan pejabat, kegiatan pengajian, serta rapat para pemangku adat yang tergabung dalam Lembaga Adat Nagori Kuansing.


Sejak sekitar pukul 09.00 WIB, iring-iringan kendaraan yang diduga membawa tim penyidik KPK terlihat melintas di Desa Pulau Ingu, Kecamatan Benai, menuju Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, sebelum akhirnya tiba di Kecamatan Inuman.


"Sepertinya itu iringan mobil tim KPK," kata Isul, seorang warga yang mengaku melihat langsung rombongan tersebut.


Setibanya di Balai Adat Datuak Panglimo Dalam, tim penyidik KPK menggunakan tiga unit kendaraan, terdiri atas dua mobil berwarna hitam dan satu mobil berwarna putih.


Proses penggeledahan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian Selain di Inuman, tim KPK juga dilaporkan melakukan penggeledahan di kawasan Pucuk Rantau.


Sebelumnya, pada Ahad (5/7/2026), tim penyidik KPK menggeledah rumah Ketua DPRD Kuansing serta rumah Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Kuansing, Andriyama Putra.


Hingga berita ini diterbitkan, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai hasil maupun tujuan penggeledahan di sejumlah lokasi tersebut. Namun, penggeledahan diduga berkaitan dengan perkara yang tengah ditangani KPK di Kabupaten Kuantan Singingi.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama