AQI Pekanbaru Tembus 204, Kualitas Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
PEKANBARU, Lintasmelayu.com — Kualitas udara Kota Pekanbaru memburuk pada Rabu (9/9/2026) malam. Kabut asap masih menyelimuti sejumlah kawasan, sementara indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) menunjukkan kondisi sangat tidak sehat.
Berdasarkan pantauan IQAir pada pukul 22.00 WIB, AQI Pekanbaru mencapai 204 dan masuk kategori sangat tidak sehat. Polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 128,8 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Dalam pantauan tersebut, suhu udara tercatat 27 derajat Celsius, dengan kecepatan angin 4 kilometer per jam dan kelembapan 78 persen. Data IQAir tersebut berasal dari delapan stasiun dan delapan kontributor.
Tingginya konsentrasi PM2.5 menjadi perhatian karena partikulat halus tersebut dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Kondisi ini membuat kualitas udara Pekanbaru pada malam hari perlu diwaspadai, terutama oleh kelompok masyarakat yang rentan terhadap paparan polusi udara.
Kondisi tersebut terjadi ketika kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berlangsung di sejumlah wilayah Riau. Sebelumnya, kualitas udara Pekanbaru juga sempat berada dalam kategori tidak sehat dan kabut asap kembali menyelimuti sejumlah kawasan di kota tersebut.
Dengan AQI yang mencapai 204, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama kelompok rentan. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi ketika kabut asap semakin pekat. Penggunaan masker juga dapat membantu mengurangi paparan partikulat dari udara.
Kondisi kualitas udara perlu terus dipantau karena dapat berubah mengikuti arah angin, kondisi cuaca, serta perkembangan karhutla di wilayah sekitar Pekanbaru.
Posting Komentar